LMAT Dukung Proyek Strategis Nasional Groundbreaking Blok Masela

Rukmana MWN

Oleh : redaksi

 

MEDIA WARTA NASIONAL | JAKARTA ‘  Lembaga Masyarakat Adat Tanimbar (LMAT) menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama SKK Migas.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat SKK Migas, Lantai 36, Wisma Mulia, Jakarta, Jumat (10/7/2026), sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah, investor, dan masyarakat adat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum LMAT, Forrner C.H. Sanamase, S.Pd., menyerahkan dokumen hasil keputusan Musyawarah Adat Masyarakat Adat Tanimbar Selatan kepada IPNU Suhaendra, selaku Pengawas Internal SKK Migas. Penyerahan dokumen tersebut turut disaksikan oleh Penasehat Ahli Kepala SKK Migas, Umar A. Lessy, dan Derek Loupatti.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum LMAT menegaskan bahwa dokumen yang diserahkan merupakan representasi aspirasi masyarakat adat Tanimbar terkait pelaksanaan Proyek Blok Masela. Ia menyampaikan bahwa apabila aspirasi masyarakat adat tidak ditindaklanjuti oleh SKK Migas, maka berdasarkan kepercayaan adat Tanimbar, hal tersebut akan menjadi konsekuensi moral dan adat bagi para pimpinan SKK Migas hingga tujuh turunan.

Audiensi berlangsung secara terbuka dan dinamis. Meskipun pada awal pertemuan sempat terjadi perbedaan pandangan, seluruh pihak pada akhirnya mencapai kesepahaman bahwa percepatan investasi nasional harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat serta kearifan lokal masyarakat Tanimbar.

Ketua Dewan Pendiri LMAT, Dany Metatu, menegaskan bahwa LMAT mendukung penuh pembangunan Proyek Blok Masela sepanjang pelaksanaannya tetap menghormati hak-hak masyarakat adat sebagai pemilik wilayah.

“Kami dari LMAT tetap berkomitmen mendukung penuh kegiatan INPEX Blok Masela yang berada di atas wilayah adat Tanimbar. Namun harus ada keseimbangan. Proyek boleh berjalan, investasi harus masuk, tetapi wajib taat kepada ketentuan-ketentuan adat di Bumi Duan Lolat,” ujar Dany Metatu.

Sebagai salah satu proyek hulu minyak dan gas terbesar di Indonesia, Blok Masela memiliki nilai investasi sekitar US$20 miliar. Pemerintah menargetkan tahapan Front End Engineering Design (FEED) dimulai pada kuartal III tahun 2026, dengan target produksi LNG perdana pada tahun 2029. Proyek tersebut diproyeksikan mampu menciptakan sekitar 30.000 lapangan kerja selama masa konstruksi serta ribuan lapangan kerja pada tahap operasional.

Dalam audiensi tersebut, LMAT juga menyampaikan tiga harapan utama agar pelaksanaan proyek dapat berlangsung secara adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Pertama, adanya pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat, termasuk hak atas tanah ulayat, hukum adat, serta nilai-nilai budaya masyarakat Tanimbar.

Kedua, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui pelibatan tenaga kerja, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta dunia usaha dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Provinsi Maluku dalam rantai pasok proyek.

Ketiga, pembentukan forum komunikasi dan koordinasi yang melibatkan pemerintah, SKK Migas, INPEX Masela Ltd., dan lembaga adat sebagai wadah penyelesaian berbagai persoalan melalui mekanisme dialog dan musyawarah.

Menurut LMAT, pembangunan nasional tidak seharusnya dipertentangkan dengan eksistensi masyarakat adat. Sebaliknya, pembangunan dan investasi harus berjalan berdampingan dengan penghormatan terhadap hak, identitas, budaya, dan martabat masyarakat adat sebagai pemilik wilayah.

“Proyek ini merupakan harapan besar bagi Indonesia Timur. Namun kemajuan pembangunan harus tetap menghormati jati diri masyarakat adat. Kami berharap Blok Masela menjadi contoh pembangunan yang mengedepankan keadilan, dialog, dan penghormatan terhadap hukum adat,” tutup Dany Metatu.

Melalui audiensi tersebut, LMAT berharap semangat Duan Lolat dapat menjadi landasan bersama dalam membangun kemitraan yang harmonis antara pemerintah, investor, dan masyarakat adat, sehingga pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat terlaksana secara inklusif, berkeadilan, serta berkelanjutan tanpa mengesampingkan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Berita Populer

Warta Daerah

Ulukyanan : Masyarakat Menolak Transmigrasi di Kecamatan Kei Besar Utara Timur

Reporter Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Masyarakat kecamatan Kei besar utara timur Kabupaten MalukunTenggara,menyatakan sikap menolakn kehadiran warga ...

Warta Daerah

Pelantikan Pengurus PWI Laskar Sabilillah DK Jakarta Resmi Digelar

Reporter: Ilham Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | JAKARTA –Rabu, 9 April 2025 Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Daerah ...

Warta Daerah

Sukseskan Program Asta Cita Presiden Dan Wapres RI

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM| TUAL Polres Tual Polda Maluku kembali menunjukan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate ...

Warta Daerah

Masyarakat Desa Banda Ely Kecewa, Dua Proyek Di SMP Alhilaal Yang Terbengkalai

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno    MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Masyarakat ohoi/desa Banda Ely Kecamatan Kei besar ...

Warta DaerahWarta Ekonomi

Peresmian Kantor Cabang Baru KSP Parodana Artha Solution 

Reporter: Rigson Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM – BEKASI – Ketua KSP Parodana Artha Solution, Robinsar Nainggolan, resmi membuka Kantor Cabang baru ...

Warta Daerah

Bentrok Antar Warga di Maluku Tenggara Puluhan Korban Luka dan Dua Tewas

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Bentrok antar dua kelompok warga kembali terjadi di kabupaten Maluku ...