Reporter : Yohanes
Editorial : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL Fransiskus Samosir Anggota DPRD Kota Depok dari partai PDIP terjun langsung memantau pada gelar lomba catur Street Chess Competition, di Jl. Proklamasi Ujung, Kecamatan, Sukmajaya yang di ikuti oleh ratusan peserta. Depok. Sabtu (31/1/26)
Agenda lomba catur yang di gelar anggota DPRD Kota Depok dari PDI Perjuangan ini berjalan Sukses dan mendapat sambutan hangat dari para peserta dan warga sekitar.
Bung Frans biasa di sapa mengatakan sikap dan komitmennya dalam memajukan dunia catur di Kota Depok dan berharap, melalui giat ini dapat penjaringan potensi anak muda dan pelajar sejak dini.
Banyaknya antusiasme masyarakat yang tinggi ini agenda turnamen dapat berjalan setidaknya dua kali dalam setahun secara bergilir di berbagai wilayah.
“Saya berencana lomba catur ini rutin kita buat setahun dua kali. Kita buat event ini bergilir dari kelurahan ke kelurahan. Dari acara ini saya melihat respon positif dan ternyata beberapa wilayah menyambut baik event seperti ini dan siap menggelar turnamen catur,”ucap bung Frans penuh semangat.
Masih kata Frans menjelaskan, ke depannya akan memberikan panggung seluas-luasnya bagi para pecatur muda. Ia ingin memastikan regenerasi pecatur di Kota Depok tidak terputus dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Intinya kita akan cari bibit muda berbakat kelas junior. Kita cari bibit-bibit muda berbakat yang bisa kita promosikan. Bahkan sampai tingkat kota, bahkan sampai tingkat nasional,”tegas Frans penuh senyum.
Untuk menjangkau lebih banyak talenta, lanjut Bang Frans, strategi promosi yang sebelumnya hanya menyasar klub-klub catur kini akan diperluas hingga ke institusi pendidikan, untuk mengumpulkan siswa yang memiliki minat dan bakat di bidang catur.
Frans berharap bukan hanya sekedar kompetisi semata tapi ada program pembinaan berkelanjutan. Kehadiran para pecatur bergelar Master di jajaran kepanitiaan menjadi modal utama untuk melatih para bibit muda tersebut.
“Ke depan kita akan undang nanti perwakilan dari tiap-tiap sekolah yang punya bakat catur, kita kumpulin. Bahkan kita bikin, bisa bina dan kita latih. Karena disini juga panitia banyak yang sudah master,” ucapnya.
Gelar event Stree Chess Competition di Jalan Proklamasi Ujung ini merupakan inisiatif murni dari Bung Frans, yang bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-53. Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para peserta, serta total hadiah yang disiapkan memiliki filosofi tersendiri.
“Murni saya. Kebetulan pas juga HUT PDI Perjuangan. Saya bikin lah ini event ini. Jadi untuk hadiah berapa? Karena ulang tahunnya yang ke-53, jadi totalnya Rp5.300.000,” pungkasnya.
Dikesempatan sama, Ketua Panitia Street Chess Competition, Welem Matakena mengatakan, event catur jalanan ini diadakan supaya masyarakat turut berpartisipasi dan juga dapat menemukan potensi bakat anak dalam bidang catur.
Ketua Panitia Street Chess Competition, Welem Matakena saat di jumpai awak media mengatakan
perlunya anak diarahkan untuk fokus di bidang olahraga, agar mereka tidak menjadi ketergantungan bermain gadget.
“Bisa menginspirasi teman-temannya, bahwa bermain catur itu, rata-rata kalau orang bisa main catur pasti orang pintar, karena dibutuhkan pemikiran yang tidak mungkin hanya sekali saja, tapi lebih ke depannya seperti apa, nah itu tadi alasannya juga dapat menjaringi bibit potensial,” ungkapnya.
Pria berdarah Maluku tersebut berharap, ke depan lebih banyak lagi kompetisi-kompetisi seperti ini di Kota Depok.
“Sehingga banyak generasi-generasi muda dan para atlet-atlet yang sudah ada, dan juga komunitas-komunitas catur yang baru tumbuh lebih menjamur lagi, lebih berkembang lagi, dan lebih semangat lagi dalam bercatur,” ujarnya.
Kegiatan Street Chess Competition ini juga mendapat dukungan dari Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan dan Sosial DPC PDIP Kota Depok, Rere. Dirinya mengapresiasi kegiatan olahraga catur yang digagas oleh Fransiskus Samosir.














