Reporter: Jecko Poetnaroeboen
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA’ Dua kelompok pemuda di kabupaten Maluku Tenggara (Malra) terlibat perkelahian, sabtu malam (7/3), sekitar pukul 20:00 Wit.
Dari video beredar di sosial media (FB), dua kelompok pemuda yang bentrok itu berada di Ohoi/desa Langgar, Kecamatan. Kei kecil kab Malra antara kompleks mangga dua (red:lingkungan Dominikus Dumatubun) dan kompleks SD NK Mathias 2 Langgur (red: lingkungan Petrus Kanisius Mandagi) kedua Kelompok pemuda ini, saling serang menggunakan batu dan kayu bahkan di duga ada yang membawa senjata tajam.
Menurut informasi yang dihimpun Media Warta Nasional (MWN), berdasarkan sejumlah video yang beredar, Insiden saling serang dua kelompok ini berhasil diamankan petugas PolrPolresuku Tenggara. Beruntung aparat dari Polres Maluku Tenggara bergerak cepat membubarkan aksi saling serang kedua kelompok tersebut. bahkan mengeluarkan tembakan peringatan.
Hingga minggu siang (8/3), kejadian bentrok kedua kelompok pemuda ini telah, mengakibatkan satu (1) orang korban dengan luka sobek dibagian kepala korban merupakan warga kompleks mangga dua bernama Jimy Narwadan, akibat terkena lemparan batu, sedangkan dua (2) orang pelaku lainnya ditangkap Polres Maluku Tenggara saat kejadian sabtu malam (7/3), sementara satu (1) pelaku baru di tangkap minggu siang (8/3) di depan SPBU Langgur, selain itu ada empat (4) orang saksi yang di tahan juga oleh Polres Malra sebagai saksi.
Kepala ohoi Langgur, HJS Dumatubun, ketika di konfirmasi MWN melalui pesan WhatShap, belum memberikan jawaban atas pertanyaan MWN.
Menhrut sumber yang dapat dipercaya bentrok antar kedua kelompok pemuda ini terjadi sejak pertengahan bulan Desember 2025, dimana umat Katholik saat itu memasuki, masa Adven, yang adalah masa persiapan rohani selama empat minggu sebelum Natal 2025 untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus.
Konflik ini terjadi lagi sabtu (8/3), dimana umat Katholik,sedang menjalankan, masa Prapaskah dengan puasa dan pantang selama 40 hari,untuk menyambut Paskah Kristus 2026. Sementara umat Islam sedang menjalankan ibadah Puasa menuju hari Raya Idulfitri 1 Syahwal 1447 H 2026 M.
Hingga berita ini di publikasikan belum ada pernyataan resmi dari Kapolres Malra, tentang penyebab bentrok kedua kelompok ini.















