Reporter: Jecko Poetnaroeboen
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Tugas utama petugas pemadam kebakaran Maluku Tenggara (Malra) adalah guna untuk menyelamatkan jiwa dan harta benda dari kebakaran, serta memberikan edukasi tentang keselamatan kebakaran kepada masyarakat.
Namun kehadiran mobil dan petugas pemadam kebakaran kabupaten Malra,
dengan pakaian lengkap,di RSUD Karel Sadsiutubun Langgur, mengejutkan para pengunjung di RSUD K.S.Langgur, dan bertanya ada apa, kebakaran. Sabtu (21/2/26).
Menanggapi keluhan para pengunjung ini, Media Warta Nasional (MWN) langsung mengkonfirmasi kehadiran para petugas pemadam kebakaran Malra, melalui ketua regu jaga, Nino Kashiu.
Nino mengatakan, bahwa kehadiran mobil dan petugas pemadam kebakaran, di RSU K.S Langgar, bukan karena masalah kebakaran, tetapi pihaknya mendapat laporan dari Petugas RSUD Karel Sadsuitubun Langgur Ibu Leni Ohoira, terkait dengan sarang Lebah yang bersarang di salah satu plavon luar gedung ruangan Pria lantai dua yang telah menggigit sejumlah Pasien.
Dikatakan, setelah pihaknya menerima laporan, langsung Petugas jaga menuju RSU KS langgar, pada pukul 13:37 Wit, dan langsung survei lokasi kemudian petugas damkar melakukan tindakan pada pulul,13:40 WIT.
“Kami kerja selama dua (2) jam, jadi ada petugas yang naik di atas lantai dua baru, duduk di jendela, dan pakai selang dengan air kasih ancor sarang lebah, ada tiga yang terdapat dalam plavon tersebut, “ungkap Nino.”
Kata Nino, bahwa yang melaksanakan tugas ini adalah petugas Regu dua (2) Damkar Malra di bantu oleh kedua (2) petugas damkar regu tiga (3),dan semua proses untuk menghancurkan sarang Lebah berjalan lancar dan aman, selama dua (2) jam.
“Kami kerja kasih hancur sarang lebah tadi, jalan lancar baik, aman selama dua jam kerjanya sehingga aktifitas pelayanan rumah sakit berjalan dengan baik,” ungkapnya.”














