Reporter : Novi
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | BOJONEGORO’ H +5 Idul Fitri Waduk Sonorejo tampak di penuhi oleh para pengunjung. Ikon wisata air yang terletak di Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan , Kabupaten Bojonegoro waduk ini menawarkan keindahan alam serta berbagai wahana yang menarik bagi masyarakat.
Puluhan warga berkunjung ke Waduk Sonorejo, sebuah ikon wisata air di Bojonegoro yang terus berkembang menjadi destinasi wisata populer. Terletak di Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, waduk ini menawarkan keindahan alam serta berbagai wahana air yang menarik bagi masyarakat.
Ketua Yayasan Swadaya Madani, Indah Iriani, kepada wartawan, Kamis (26/3/2026), mengatakan bahwa Yayasan Swadaya Madani memiliki beberapa strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Waduk Sonorejo.
“Yayasan Swadaya Madani memiliki beberapa strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Waduk Sonorejo, antara lain meningkatkan promosi melalui media sosial dan media massa, serta mengembangkan paket wisata yang menarik dan terjangkau,” kata Indah Iriani yang akrab disapa Ning Indah.
Dengan adanya Waduk Sonorejo, masyarakat sekitar telah merasakan dampak positif, salah satunya peningkatan pendapatan ekonomi melalui kegiatan wisata dan penjualan produk lokal.
Waduk Sonorejo menawarkan berbagai wahana air, seperti perahu dayung dengan tarif Rp5.000 per orang dan perahu bebek dengan tarif Rp10.000 per orang. Selain itu, tersedia pula warung makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau bagi pengunjung.
Suasana sore di Waduk Sonorejo tampak hiruk pikuk, dengan pengunjung yang bersuka cita menikmati panorama matahari terbenam (sunset), berswafoto, menikmati kuliner, serta mencoba berbagai wahana air bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
Yayasan Swadaya Madani bersama elemen masyarakat lainnya terus berupaya mengembangkan Waduk Sonorejo menjadi destinasi wisata yang lebih baik dan menarik.
Terpisah, Gus Edy Majnun Mubarok selaku penggagas juga menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan destinasi wisata tersebut.
Wahana air ini merupakan rangkaian beberapa waduk peninggalan zaman penjajahan Hindia Belanda yang berada di wilayah Bojonegoro bagian barat. Salah satu ikon waduk tersebut kini berkembang pesat menjadi kawasan wisata air dengan nama PWS (Pesona Waduk Sonorejo) yang berlokasi di Desa Sonorejo, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Untuk diketahui, berbagai elemen masyarakat seperti Pemerintah Desa Sonorejo, pemuda Karang Taruna Ganeso, serta Majnun Almubarok (Edy Majnun) turut memberikan dukungan. Tidak hanya itu, dukungan dari luar wilayah seperti Yayasan Swadaya Madani juga menjadi elemen penggerak berkembangnya kawasan wisata PWS (Pesona Waduk Sonorejo).
Karang Taruna Ganeso juga dilibatkan sebagai pelaku utama di lapangan guna menunjang keberhasilan pengembangan destinasi wisata tersebut.


















