Kopdes Merah Putih Ohoi Langgur Buka Lahan Pertanian Seluas 25 Hektar Untuk Menanam Jagung

Rukmana MWN

Reporter : Jecko Poetnaroeboen

Editor : Wiratno

 

MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Walaupun belum di berikan dana untuk membangun kantor, gerai, gudang, dan modal usaha,senilai Rp 3 Milyar oleh pemerintah pusat kepada
Koperasi desa (Kopdes) Merah Putih ohoi Langgur Kecamatan Kei Kecil kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Namun komitmen Pengurus Koperasi desa Merah Putih Ohoi Langgur Maluku Tenggara, untuk mensejahterakan para petani ohoi Langgur terlihat nyata dan bekerja untuk masyarakat ohoi setempat, dengan membangun usaha di bidang pertanian.

Ketua Koperasi desa Merah Putih Ohoi Langgur Maluku Tenggara, Fransiskus Xaverius Renaldy Renyut, kepada Media Warta Nasional, jumat sore (23/1) di lokasi kebun Men jalan Tol bandara KS Langgur, mengatakan bahwa,lahan petanian yang di buka oleh kopdes Merah putih ohoi Langgur, berasal dari dana desa ohoi Langgur,

Renaldy Renyut menjelaskan bahwa dalam keputusan mentri desa nomor 3 tahun 2025, tentang dana desa,Yang mewajibkan desa mengalokasikan minimal 20 persen dana desa untuk program ketahanan pangan, baik itu untuk pertanian, perikanan, dan peternakan dengan tujuan, meningkatkan ketahanan pangan desa, mendukung swasembada pangan nasional, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

Sehingga Pemerintah. Ohoi Langgur,, bekerjasama dengan Kopdes rmerah putih Ohoi Langgur, untuk. Melaksanakan program ketahanan pangan, dengan membuka lahan pertanian, seluas 25 heaktar untuk menanam jagung sebagai makanan ternak ayam.

“Kami belum dapat dana kopdes,namun pemerintah ohoi Langgur, Kerjasama dengan kami kopdes, untuk mensukseskan program pemerintah pusat, yaitu program ketahanan pangan,dengan membuka lahan. pertanian supaya menanam jagung pakan makanan untuk ternak ayam,” kata renyut. “

Menurut Renaldy Renyut, pihaknya melihat usaha jagung paakan ini, peluang sangat baik,karena untuk pemasarannya sangat menguntungkan dan pihaknya sudah bekerjasama dengaan sejumlah pengusaha ayam ternak di Maluku Tenggara dan kota Tual yang akan membeli, puluhan Hingga ratusan ton makanam ternak ayam. yaitu jagung pakan.

“Usaha makanan ternak ayam ini sangat baik, dan positif, karena selama ini para pengusaha beli dari jawa dan makasar, dengan biaya yang besar,karena kata pengusaha mereka memberi makan kepada ayam satu hari ayam sebanyak 4 ton,kalau selama 1 bulan berarti 120 ton jagung yang harus kami siapkan nanti,”ungkap Renaldy Renyut. ”

Renaldy Renyut menambahkan, lahan pertanian seluas 25 heaktar, pihaknya gunakan semua lahan,hanya untuk menanam jagung pakan saja,karena makanan ternak ayam tidak bisa hanya 3-5 hektar saja,.

“Jadi kami fokus semua lahan untuk tanam jagung dulu, karena ayam banyak, jadi perlu makanannya juga banyak,tidak cukup kalau jagung hanya 3-5 ton saja,” tegas Renyut.

Selain itu, sekretaris kopdes merah putih Ohoi Langgur, Yoseph Ohoira menambahkan bahwa Lahan pertanian yang di buka oleh koperasi merah putih ohoi langgur ini merupakan kerjasamanya dengan para petani sebagai Pemilik lahan,yang di. awali dengan membuka lahan, membuat bedeng, menanam jagung dan merawat bersama – sama.hingga panen, dan pemasaran menjadi tanggunggjawab koperasi.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian Maluku Tenggara, yang telah membantu kopdes Merah Putih oboi Lanvgur, dengan memberikan satu alat trektor untuk mengelola tanah,dua operator,serta para penyuluh pertanian, untuk membuka lahan pertanian kopdes . Merah Putih ohoi Lanvgur.

“Kami ucapkan terimakasih juga buat Kadis pertanian Pa Oce Dumatubun,yang telah bantu kami, Kopdes. Ohoi Langgur, yaitu 1 alat rektor, 2 operator dan penyuluh,” tambah Ohoira.

Sementara itu, salah satu. Petani ohoi Langgur, Poly Rumangun, yang di temui Media Warta Nasional jumat sore (23/1) di saat menanam jagung, mengatakan, dirinya memberikan apresiasi dan dukungan kepada Koperasi desa Merah Putih Ohoi Langgur, yang telah bekerjasama dengan pemerintah ohoi Langgur dalam menangani Ketahanan Pangan di ohoi Langgur,dengan membuka lahan pertanian untuk menanam jagung.

“Saya mendukung dan berikan apresiasi kepada koperasi desa merah putih. langgur
yang telah buat kebun untuk. para petani langgur, “ungkapnya. ”

Menurut Rumangun, selama ini para. Petani. Di Ohoi Langgur, hanya berkebun dengan cara tradisional,namun dengan lahan pertanian yang di buka kopdes merah putih ohoi langgur ini, pihaknya dapat menggunakan alat – alat canggih dari dinas pertanian untuk mengolah tanah, dan mendapat pengetahuan dari para penyuluh dinas pertanian Maluku Tenggara.

Berita Populer

Warta Daerah

Ulukyanan : Masyarakat Menolak Transmigrasi di Kecamatan Kei Besar Utara Timur

Reporter Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Masyarakat kecamatan Kei besar utara timur Kabupaten MalukunTenggara,menyatakan sikap menolakn kehadiran warga ...

Warta Daerah

Pelantikan Pengurus PWI Laskar Sabilillah DK Jakarta Resmi Digelar

Reporter: Ilham Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | JAKARTA –Rabu, 9 April 2025 Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Daerah ...

Warta Daerah

Sukseskan Program Asta Cita Presiden Dan Wapres RI

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM| TUAL Polres Tual Polda Maluku kembali menunjukan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate ...

Warta Daerah

Masyarakat Desa Banda Ely Kecewa, Dua Proyek Di SMP Alhilaal Yang Terbengkalai

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno    MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Masyarakat ohoi/desa Banda Ely Kecamatan Kei besar ...

Warta DaerahWarta Ekonomi

Peresmian Kantor Cabang Baru KSP Parodana Artha Solution 

Reporter: Rigson Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM – BEKASI – Ketua KSP Parodana Artha Solution, Robinsar Nainggolan, resmi membuka Kantor Cabang baru ...

Warta Daerah

Bentrok Antar Warga di Maluku Tenggara Puluhan Korban Luka dan Dua Tewas

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Bentrok antar dua kelompok warga kembali terjadi di kabupaten Maluku ...