HPN ke-80 Forwaka Dorong Independensi Wartawan dan Penyelesaian Sengketa Pers Lewat Dewan Pers

Rukmana MWN

Reporter : Ramdhani

Editor : Wiratno

 

MEDIA WARTA NASIONAL | JAKARTA – Forum Wartawan Kejaksaan Agung (Forwaka) berharap peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 menjadi momentum bagi aparatur penegak hukum untuk memperkuat perlindungan terhadap profesi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagai pilar keempat demokrasi.

Ketua Forwaka Baren Antoni Siagian menegaskan, seluruh aparat penegak hukum diharapkan konsisten menerapkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan bahwa sengketa pers diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers.

“Dengan HPN ke-80 ini, semua aparatur penegak hukum harus konsisten menerapkan putusan MK bahwa sengketa pers diselesaikan melalui Dewan Pers. Pers tidak boleh lagi dipidana maupun digugat perdata ketika menjalankan tugas jurnalistik,” kata Baren dalam keterangan tertulis, Senin (9/2/2026).

Baren yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Departemen Hukum dan HAM PWI Pusat menekankan, meskipun ada perlindungan hukum, wartawan tetap wajib menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik, mengedepankan akurasi, profesionalitas, dan tanggung jawab.

Menurut dia, wartawan profesional harus menyajikan berita yang berimbang, menerapkan asas praduga tak bersalah, serta tidak menyajikan opini yang tidak berdasar. Dengan begitu, narasumber tidak dirugikan dan potensi kriminalisasi terhadap wartawan dapat dihindari.

“Forwaka berharap semua pihak menjunjung tinggi aturan serta saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Baren juga mengajak insan pers menjadikan HPN sebagai momentum untuk menjadi pembawa kabar kebenaran yang informatif dan bertanggung jawab, serta tidak menyebarkan kebencian.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forwaka Kristian Ginting mengingatkan bahwa loyalitas utama wartawan adalah pada fakta. Ia menilai jurnalisme yang benar ditempuh melalui praktik yang ketat, riset, dan investigasi sosial yang memadai.

“Wartawan mencari kebenaran melalui penelitian, investigasi, dokumentasi temuan, serta didukung sumber daya manusia yang andal,” kata Kristian.

Ia menambahkan, jurnalis perlu terus meningkatkan kualitas, termasuk kemampuan riset untuk melahirkan pertanyaan kritis, membuka fakta di balik peristiwa, dan memberikan konteks yang utuh kepada publik.

“Dengan demikian, publik memahami isu yang diberitakan. Inilah pers yang sehat dan independen, sekaligus pengawas jalannya kekuasaan dalam menjaga demokrasi,” tandasnya.

Berita Populer

Warta Daerah

Ulukyanan : Masyarakat Menolak Transmigrasi di Kecamatan Kei Besar Utara Timur

Reporter Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Masyarakat kecamatan Kei besar utara timur Kabupaten MalukunTenggara,menyatakan sikap menolakn kehadiran warga ...

Warta Daerah

Pelantikan Pengurus PWI Laskar Sabilillah DK Jakarta Resmi Digelar

Reporter: Ilham Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | JAKARTA –Rabu, 9 April 2025 Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Daerah ...

Warta Daerah

Masyarakat Desa Banda Ely Kecewa, Dua Proyek Di SMP Alhilaal Yang Terbengkalai

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno    MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Masyarakat ohoi/desa Banda Ely Kecamatan Kei besar ...

Warta Daerah

Sukseskan Program Asta Cita Presiden Dan Wapres RI

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM| TUAL Polres Tual Polda Maluku kembali menunjukan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate ...

Warta DaerahWarta Ekonomi

Peresmian Kantor Cabang Baru KSP Parodana Artha Solution 

Reporter: Rigson Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM – BEKASI – Ketua KSP Parodana Artha Solution, Robinsar Nainggolan, resmi membuka Kantor Cabang baru ...

Warta Daerah

Bentrok Antar Warga di Maluku Tenggara Puluhan Korban Luka dan Dua Tewas

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Bentrok antar dua kelompok warga kembali terjadi di kabupaten Maluku ...