Reporter : Lambas
Editor : Wiratno
MEDIA WARTA NASIONAL | BOGOR ‘ Bupati Bogor, Rudy Susmanto kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam mendukung dan mensukseskan Program Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan melalui gerakan menjaga kebersihan lingkungan secara rutin setiap pekan, penghijauan, serta pembangunan hutan kota yang melibatkan seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Program Indonesia Asri merupakan gerakan untuk membangun kesadaran dan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, tertata, dan indah. Program ini mendorong keterlibatan seluruh unsur pemerintah, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengelola sampah dengan baik, memperluas ruang terbuka hijau, serta membangun budaya hidup bersih dan sehat.
Melalui program tersebut, upaya menjaga lingkungan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat atau seremonial, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dan gerakan berkelanjutan yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.
Rudy Susmanto mengungkapkan, pelaksanaan Program Indonesia Asri di Kabupaten Bogor dilakukan secara serentak di 40 kecamatan dan hampir seluruh desa. Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin setiap minggu dengan melibatkan perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat.
“Sejak pagi hari, kita secara serentak melaksanakan Program Indonesia Asri di 40 kecamatan dan hampir seluruh desa se-Kabupaten Bogor. Kegiatan ini memang menjadi rutinitas yang kita laksanakan setiap minggu. Di Alun-Alun Tegar Beriman pun sama, masing-masing perangkat daerah melaksanakan kegiatan secara bergiliran,” Ujar Rudy Susmanto, Selasa (20/10).
Ia menjelaskan, dukungan terhadap Program Indonesia Asri tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan kebersihan lingkungan, tetapi juga melalui langkah nyata memperluas kawasan hijau dan menjaga kelestarian alam. Sejak Juli 2025, Pemkab Bogor telah mencanangkan pembangunan hutan kota melalui kegiatan penanaman pohon di wilayah kecamatan masing-masing.
Hingga Oktober 2026, lahan seluas kurang lebih 220 hektar telah dibuka dan ditanami pohon di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Salah satunya berada di kawasan lingkar Stadion Pakansari. Program tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sejuk, dan nyaman bagi masyarakat.
Pada percepatan pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Pembangunan infrastruktur tidak boleh mengabaikan keberadaan pepohonan dan kawasan hijau yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.
“Sebesar apa pun pembangunan yang kita lakukan, secepat apapun infrastruktur kita bangun, apabila harus mengorbankan pepohonan dan kawasan hijau yang ada, tentu sangat disayangkan. Karena pohon adalah bagian dari masa depan kita bersama,” Tegasnya.
Selain membangun hutan kota, Pemkab Bogor juga terus memperluas penghijauan di lahan-lahan kritis dan wilayah yang memiliki potensi longsor cukup tinggi. Bahkan, sejumlah lahan cadangan pemakaman yang belum digunakan mulai ditanami pohon dengan jarak sekitar lima meter antar pohon, sehingga tetap memiliki fungsi ekologis tanpa menghilangkan peruntukan utamanya.
Rudy juga menegaskan, upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang hijau dan asri membutuhkan konsistensi serta keberlanjutan. Walaupun pembangunan hutan kota mungkin belum sepenuhnya selesai dalam masa kepemimpinannya, tetapi pondasi yang dibangun saat ini diharapkan dapat dilanjutkan oleh pemerintahan berikutnya.
“Kita mungkin belum bisa menyelesaikan seluruh pembangunan hutan kota dalam masa kepemimpinan lima tahun. Namun, setidaknya kita meninggalkan titik awal dan fondasi agar siapa pun yang melanjutkan pemerintahan tetap mengedepankan aspek lingkungan dalam pembangunan,” Ungkapnya.
Program tersebut disambut baik oleh masyarakat, salah satunya Ari warga Cibinong, yang berjualan di sekitar Jalan

Tinggalkan Balasan