Reporter : Johanes
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | DEPOK ‘ Sebanyak 60 warga Kecamatan Cimanggis menerima Surat Keputusan Penerima (SK) Program Indonesia Pintar (PIP) hasil aspirasi Anggota DPR RI Muhammad Kholid. Penyerahan dilakukan dalam kegiatan sosialisasi di wilayah Mekarsari, Cimanggis, Sabtu, (27/6/26).
Di temui Awak media Ketua DPRD Kota Depok dari PKS yakni, Ade Supriyatna (Ades) mengatakan. “Ini kita menjembatani program Anggota DPR RI Bapak Muhammad Kholid yang mengusahakan PIP di Dapil Depok-Bekasi. Alhamdulillah kali ini di Cimanggis ada sekitar 60 penerima, ada yang baru dan ada juga yang tahun kemarin menerima lagi, “ucap Ketua DPRD Kota Depok.
Ades mengatakan, saat ini fokus ke Kelurahan Mekarsari. Dari 60 penerima, sekitar 70% hingga 80% berasal dari Kelurahan Mekarsari. Karena itu kegiatan dipusatkan di Cimanggis agar warga tidak kesulitan menjangkau.
“Kebanyakan dari Mekarsari semua nih. Makanya kita ke tempatnya di sini biar enggak sulit,” jelasnya.
Warga berharap program PIP bisa berlanjut setiap tahun dan data penerima tidak hilang saat naik jenjang. “Harapannya bisa lanjut terus tiap tahun. Terus yang lanjut ke SMP, SMA, bahkan kuliah datanya enggak hilang. Terutama untuk kuliah, kalau dulu dapat PIP SMP-SMA, KIP Kuliah dengan manfaat lebih besar juga bisa didapat,” ujarnya.
Ades mengatakan data yang masuk harus tepat sasaran, dan Desil 5 ke bawah Diprioritaskan. Terkait ketepatan sasaran, Ade Supriyatna menekankan pentingnya survei data sosial yang akurat. Warga desil 5 ke bawah yang tidak terjangkau program Kemensos diharapkan jadi prioritas PIP.
“Pendataan harus benar. Yang desilnya di atas 5 atau bahkan di atas 7 bisa gantian dengan desil di bawahnya. Harapannya warga yang sangat membutuhkan yang dapat. Terutama desil 5 ke bawah yang enggak kejangkau program Kemensos, di sinilah hadir program anggota legislatif pusat,” tegasnya.
Data di ajukan terus tiap tahun lewat RT/RW dan Sekolah, agar tidak ada keluarga yang terlewat, Dewan meminta sekolah, RT/RW, hingga pengurus ranting/cabang segera mengajukan nama penerima untuk tahun-tahun berikutnya.
“Kami harap baik dari sekolah maupun RT/RW yang terkoneksi dengan saya atau ke pengurus ranting/cabang segera bisa mengajukan juga untuk tahun-tahun berikutnya. Diharapkan tidak ada lagi keluarga yang tidak masuk dan enggak dapat,” pungkasnya. (J0)


















