Reporter : Mustofa
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | JAKARTA ‘ Dalam rangka memperluas wawasan serta memperdalam pemahaman mengenai pelaksanaan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, sebanyak 24 mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan studi lapangan di Lapas Narkotika Jakarta pada Jumat (12/06).
Kegiatan tersebut didampingi oleh pejabat struktural dan pegawai Lapas Narkotika Jakarta. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan lingkungan lapas, tugas dan fungsi pemasyarakatan, serta berbagai program pembinaan yang dilaksanakan bagi warga binaan. Nantinya mahasiswa memperoleh gambaran secara langsung mengenai proses pembinaan kepribadian dan kemandirian sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial warga binaan.
Selanjutnya, kunjungan mahasiswa tersebut mengunjungi dapur serta klinik Lapas Narkotika Jakarta untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan serta penyajian makanan bagi warga binaan. Kemudian kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi area pembinaan kemandirian yang menjadi program unggulan Lapas Narkotika Jakarta. Mahasiswa dapat menyaksikan secara langsung pelaksanaan pelatihan keterampilan yang diberikan kepada warga binaan sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian setelah kembali ke masyarakat.
Mereka juga berkesempatan mengunjungi area pembinaan kepribadian serta kegiatan pendidikan yang diselenggarakan melalui PKBM. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi warga binaan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi diri.
Sebagai bagian dari kegiatan studi lapangan, mahasiswa turut melaksanakan praktik pembelajaran dengan memberikan materi serta berbagi pengetahuan secara langsung kepada warga binaan. Interaksi yang terjalin menjadi wadah pertukaran ilmu yang bermanfaat sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu Pendidikan Masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran pendidikan dalam mendukung proses pembinaan warga binaan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, edukatif, serta berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.














