Reporter : Jecko Poetnaroeboen
Editor : Wiratno
MEDIA WARTA NASIONAL |MALUKU TENGGARA ‘ – Akibat kabut asap yang masih berlangsung dan menyelimuti wilayah kabupaten Maluku Tenggara (Malra), sejak tanggal 12-15 Oktober 2026, kini mulai muncul tiga (3) penyakit yang menyerang masyarakat di saat mendatangi puskesmas Ohoijang watdek Kecamatan kei Kecil Kab Maluku Tenggara (Malra) guna untuk melakukan pengobatan.
Pernyataan ini di sampaikan.oleh
Kepala puskesmas Ohoijang Watdek
Rusli Rumlus,S,Kep, ketika di konfirmasi MWN melalui telepon selulernya kamis siang (15/10).
Rusli Rumlus.menambahkan,3 penyakit yang di derita oleh para pasein di puskesmas Ohoijang Watdek,selama kabut asap hingga kamis (15/10) adalah:
1). Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)
2). Penyakit Asma
3). Penyakit Iritasi Mata
Dikatakan untuk tiga (3) penyakit ini yang terbanyak pasein menderita sakit Ispa sebanyak 37 kasus, Asma 1 kasus dan iritasi mata 1 kasus.
“Ada tiga penyakit yang di derita warga yang berada di wilayah kerja puskesmas ohoijang watdek, ispa, asma dan iritasi mata, ispa yang terbanyak 37 kasus asma dan iritasi mata masing – masing satu kasus.” jelas Rumlus.
Menurut, Rumlus 3 penyakit yang di derita para pasein dapat di atasi dengan baik dan sembuh, setelah di periksa oleh dokter dan mendapatkan obat.
Kepala puskesmas Ohoijang Watdek
Rusli Rumlus menegaskan bahwa untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat yang lebih luas, maka Puskesmas Ohoijang Watdek melakukan edukasi kepada masyarakat yang berdomisili di wilayah kerjanya, sebanyak 5 ohoi/desa dan 1 kelurahan yaitu;
1). Ohoi Faan
2). Ohoi Wearlilir
3). Ohoi Langgur
4). Ohoi-Ohiijang
5). Ohoi Watdek dan Kelurahan Ohoijang – Watdek,serta 19 posyandu yang tersebar di 5 ohoi dan 1 kelurahan, tentang perubahan cuaca dan resiko paparan kabut asap di kab Malra dengan cara melakukan sosialisasi, penyuluhan dan pembagian brosur dan masker.
“Pasien yang datang terlayani dengan baik oleh dokter dan dapat obat,kami juga sudah lakukan sosialisasi ke masyarakat tentang dampak kabut asap ini,secara.lisan,dan pembagian brosur dan masker,di.posyandu dan sejumlah titik pelayanan kesehatan di wilayah kerja kami.” jelas Rumlua.
Rusli Rumlus juga menghimbau kepada masyarak agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila tidak mendesak serta warga juga diminta banyak konsumsi air hangat dan tidak membakar sampah di sembarangan tempat karena dapat memperburuk kualitas udara.
“Tolong kalau penting baru keluar rumah tapi ingat pakai masker,tidak penting di rumah saja,banyak minum air hangat dan jangan bakar sampah sembarangan.juga,” tegas Rumlus.


Tinggalkan Balasan