Reporter : Jeshica

Editor : Wiratno

 

 

MEDIA WARTA NASIONAL | DEPOK ‘ Wali Kota Depok, Supian Suri (ketiga dari kiri) didampingi Sekda Depok, menyerahkan Piagam Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jabar atas peningkatan cakupan imunisasi tahun 2026 kepada Dinkes Depok, Puskesmas Pasir Putih dan Posyandu Bunga Rampai 1 Kelurahan Pasir Putih di Lapangan Apel Balai Kota Depok.

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meraih tiga penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) atas peningkatan cakupan imunisasi tahun 2026. Senin, (12/10/26)

Apresiasi tersebut diberikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, UPTD Puskesmas Pasir Putih, serta Posyandu Bunga Rampai 1, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Ketiganya meraih juara III dalam kategori berbeda pada program Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi (GEBER AKSI).

Penghargaan diberikan atas peningkatan cakupan imunisasi terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat, dengan pendataan yang dilakukan melalui aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK).

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinkes, tenaga kesehatan, dan kader posyandu yang telah bekerja meningkatkan cakupan imunisasi di wilayahnya.

“Selamat buat Dinas Kesehatan yang memperoleh juara tiga. Tepuk tangan dulu buat Dinas Kesehatan, Puskesmas Pasir Putih, termasuk Posyandu Bunga Rampai yang memperoleh apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Supian Suri pada Apel Pagi, Senin (12/10/26).

Ia menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan kerja keras para petugas dalam mendukung upaya imunisasi, khususnya bagi anak-anak di Kota Depok.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, mengaku bersyukur atas capaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama tenaga kesehatan dan kader di lapangan yang terus berupaya meningkatkan cakupan imunisasi.

Devi menjelaskan, Dinkes melakukan pemantauan secara berkala terhadap capaian imunisasi, mulai dari tingkat posyandu hingga puskesmas.

Evaluasi juga dilakukan melalui pertemuan rutin bersama setiap puskesmas untuk memantau berbagai program kesehatan nasional.

“Kita selalu mengawal setiap bulan hasil cakupan yang diperoleh mulai dari posyandu, hasilnya direkap menjadi cakupan per puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil evaluasi menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut.

Fasilitas kesehatan dengan capaian baik didorong untuk mempertahankan kinerjanya, sedangkan wilayah yang cakupannya masih rendah diminta mengoptimalkan pelaksanaan imunisasi kejar.

Devi menyebut cakupan imunisasi Kota Depok pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, ia belum menyampaikan angka pasti kenaikan tersebut.

Ia pun mengajak para kader posyandu dan tenaga kesehatan untuk terus berkomitmen meningkatkan cakupan imunisasi.

Upaya tersebut penting agar semakin banyak anak memperoleh perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

“Dengan meningkatnya cakupan dan menyesuaikan dengan kondisi anak-anak sesuai harapan imunisasi yang diperoleh, anak-anak akan terlindungi dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tuturnya.