Reporter : Lambas
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | BOGOR’ Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keberlangsungan ekosistem lingkungan melalui percepatan pembangunan hutan kota di seluruh wilayah.
Sejak diterbitkannya Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan yang ditandatangani pada 31 Desember 2025, atau dalam kurun waktu empat bulan terakhir, program ini berjalan secara masif dan terstruktur.
Hingga saat ini, capaian program tersebut telah menghasilkan pembangunan hutan kota seluas 156,44 hektare yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor, dengan jumlah pohon yang telah tertanam mencapai 45.152 pohon.
Untuk memastikan program penghijauan tidak berhenti dan terus berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menggulirkan program “Selasa Menanam” sebagai gerakan rutin penanaman pohon. Melalui program ini, kegiatan penanaman dilakukan secara konsisten setiap pekan sehingga jumlah pohon dan luasan hutan kota terus bertambah dari waktu ke waktu.
Instruksi ini merupakan respons nyata terhadap tantangan terhadap perubahan iklim, sekaligus upaya memperkuat ketahanan lingkungan dan mengendalikan emisi karbon secara berkelanjutan. Dan Instruksi tersebut disusun berdasarkan landasan hukum yang kuat, di antaranya Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Instrumen Nilai Ekonomi Karbon, serta hasil evaluasi pembangunan daerah tahun 2025.
Dalam pelaksanaannya, Bupati Bogor memberikan mandat kepada seluruh perangkat daerah. Sekretaris Daerah ditunjuk sebagai koordinator utama, Dinas Lingkungan Hidup berperan sebagai pendamping teknis dan evaluator lapangan, sementara para Camat bertanggung jawab menyediakan lahan minimal satu hektare hutan kota di wilayah masing-masing serta menggalang dukungan pendanaan melalui CSR/TJSL.
SKPD dan BUMD juga ditetapkan sebagai dinas pengampu untuk mendukung penyediaan bibit serta sarana prasarana.
Program penanaman dimulai pada Januari 2026, dengan puncak kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor yang akan dilaksanakan pada 5 Juni 2026 nanti, bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi pohon cepat tumbuh, pohon endemik, serta pohon bernilai ekonomi dan konservasi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa percepatan pembangunan hutan kota membutuhkan dukungan seluruh pihak, khususnya pemerintah Kecamatan untuk memenuhi ketentuan minimal satu hektare per Kecamatan.
“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” Katanya.
Bupati Bogor juga menjelaskan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi mendatang.
“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor, untuk Indonesia yang lebih baik,” Pungkasnya.














