Aparat Kepolisian Bekasi Kota Tutup Mata Terhadap Premanisme Investasi Terhambat

Rukmana MWN

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

Oleh : Redaksi

 

MEDIA WARTA NASIONAL | BEKASI ‘ Ketua Umum Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (Forum PWI) Rukmana, S.Pd, I., CPLA mengutuk keras terkait premanisme di Jl. Kaliabang Tengah, Perempatan Pondok Ungu Samping PT. Logos, Medan Satria Bekasi, menurutnya, jika aparat kepolisian tutup mata terhadap premanisme maka investasi akan terhambat, Premanisme sangat menghambat kemajuan suatu wilayah.

Menurut Rukmana, Selasa 23/06/2026 Kami menjadi sasaran keberingasan preman saat kami menunggu seorang kawan di Pinggir kali Jl. Kaliabang Tengah, Pondok Ungu Permai, Medan Satria, Bekasi tiba – tiba preman yang sehari – hari melakukan pungli berkedok “Pak Ogah” membantingkan kursi tepat di samping kami di Warung Kopi.

Setelah banting kursi Ia ( preman) kembali ke perempatan sambil terus marah – marah tanpa alasan dan mengambil batu sekepal tangan orang dewasa dan dilempar kearah kami ( Rukmana dan Nuriman ) Wartawan Media Warta Nasional dan Berita Polri Investigasi, mendapat perlakuan seperti itu kami ( Rukmana dan Nuriman ) kaget dan spontan berdiri memindahkan motor dan saat itulah preman tersebut kembali melemparkan batu kearah kami, beruntung, batu tersebut tidak mengenai sasaran dan melintas dengan cepat disamping pipi Rukmana dan “prak” batu sebesar kepalan tangan orang dewasa itu menghantam motor bagian speedo motor milik Rukmana.

“Motor saya pecah terkena lemparan batu preman berkedok “Pak Ogah” di Perempatan Jl. Kaliabang Tengah, Pondok Ungu, Medan Satria Bekasi, Kami berharap, kejadian yang menimpa kami di Jl. Kaliabang Tengah ini disikapi serius oleh Kepolisian setempat, jangan dianggap sepele karena menyangkut keamanan masyarakat”, ujar Rukmana.

Pernyataan Ketua Umum Forum Penulis dan Wartawan Indonesia (FPWI), Rukmana, S.Pd, I., CPLA., terkait maraknya aksi premanisme di Kota Bekasi. Patut menjadi perhatian serius seluruh elemen bangsa. Dugaan adanya intimidasi, pungutan liar, hingga ancaman terhadap jurnalis bukan hanya persoalan hukum semata, melainkan alarm bagi keamanan sosial dan iklim investasi daerah.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Nusantara (HIPNUSA), Muhammad Aditya Prabowo angkat bicara soal ini, “Saya memandang bahwa premanisme merupakan salah satu hambatan nyata bagi pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkeadilan. Dunia usaha membutuhkan kepastian hukum, rasa aman, dan lingkungan yang kondusif untuk berkembang. Tanpa ketiga hal tersebut, upaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan menghadapi tantangan yang semakin berat”, katanya Minggu 28/06/2026 melalui WhatsApp nya.

Masih menurut Aditya, sapaan akrab Ketum HIPNUSA, Kota Bekasi merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang memiliki posisi strategis sebagai kawasan industri, perdagangan, jasa, dan hunian. Ribuan pelaku usaha menggantungkan aktivitas ekonominya di kota ini. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban harus menjadi perhatian bersama.

Premanisme tidak hanya merugikan korban secara langsung, tetapi juga menimbulkan efek psikologis yang luas. Ketika masyarakat takut bersuara, wartawan takut menjalankan tugas jurnalistiknya, dan pelaku usaha merasa terancam dalam menjalankan kegiatan ekonomi, maka sesungguhnya yang sedang dipertaruhkan adalah masa depan pembangunan daerah itu sendiri.

“Karena itu, HIPNUSA mendorong agar aparat penegak hukum tidak main – main dalam memberantas segala bentuk premanisme, pungutan liar, intimidasi, maupun tindakan yang bertentangan dengan hukum. Negara harus hadir dan menunjukkan bahwa tidak ada kelompok manapun yang berada di atas hukum”, tegas Aditya.

Namun demikian, pemberantasan premanisme tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum. Diperlukan langkah yang lebih komprehensif dan berkelanjutan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan kewirausahaan, peningkatan keterampilan kerja, serta pembukaan akses usaha yang lebih luas bagi masyarakat.

Lanjut Aditya, HIPNUSA siap membantu pemerintah dan berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam mengurangi potensi munculnya praktik premanisme melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi. Kami percaya bahwa masyarakat yang memiliki pekerjaan, keterampilan, dan kesempatan usaha akan lebih mudah membangun kehidupan yang produktif dibandingkan terjebak dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Sebagai organisasi yang menghimpun para pengusaha dari berbagai sektor, HIPNUSA akan terus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan bangsa. Kami juga siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, akademisi, dan media untuk membangun kesadaran kolektif bahwa keamanan adalah modal utama pembangunan

Kami mengajak generasi muda, pelaku UMKM, profesional, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat membangun bangsa melalui jalur kewirausahaan untuk bergabung bersama HIPNUSA. Organisasi ini hadir bukan hanya sebagai wadah para pengusaha, tetapi juga sebagai rumah besar bagi mereka yang ingin berkontribusi menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan membangun Indonesia yang lebih maju.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat gotong royong, kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Saatnya membangun masa depan yang lebih produktif dengan menjadikan kewirausahaan sebagai jalan perubahan.

Bekasi memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang aman, maju, dan berdaya saing tinggi. Potensi tersebut hanya dapat diwujudkan apabila keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Mari kita bersama-sama menolak premanisme, mendukung penegakan hukum, memperkuat kewirausahaan, dan membangun Indonesia yang lebih sejahtera, ajak Aditya.

Berita Populer

Warta Daerah

Ulukyanan : Masyarakat Menolak Transmigrasi di Kecamatan Kei Besar Utara Timur

Reporter Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Masyarakat kecamatan Kei besar utara timur Kabupaten MalukunTenggara,menyatakan sikap menolakn kehadiran warga ...

Warta Daerah

Pelantikan Pengurus PWI Laskar Sabilillah DK Jakarta Resmi Digelar

Reporter: Ilham Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | JAKARTA –Rabu, 9 April 2025 Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Daerah ...

Warta Daerah

Sukseskan Program Asta Cita Presiden Dan Wapres RI

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM| TUAL Polres Tual Polda Maluku kembali menunjukan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate ...

Warta Daerah

Masyarakat Desa Banda Ely Kecewa, Dua Proyek Di SMP Alhilaal Yang Terbengkalai

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno    MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Masyarakat ohoi/desa Banda Ely Kecamatan Kei besar ...

Warta DaerahWarta Ekonomi

Peresmian Kantor Cabang Baru KSP Parodana Artha Solution 

Reporter: Rigson Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM – BEKASI – Ketua KSP Parodana Artha Solution, Robinsar Nainggolan, resmi membuka Kantor Cabang baru ...

Warta Daerah

Bentrok Antar Warga di Maluku Tenggara Puluhan Korban Luka dan Dua Tewas

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Bentrok antar dua kelompok warga kembali terjadi di kabupaten Maluku ...