Kebakaran Di Ohoi Ngilngof, Damkar Malra Gerak Cepat Padam Api

Reporter : Jecko Poetnaroeboen

Editor : Wiratno

 

MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA ‘ Memasuki Agustus 2026 musim panas (kemarau) masih saja berlangsung di kab Maluku Tenggara, sehingga terjadi banyak kebakaran, seperti yang terjadi di ohoi/desa Ngilngof kecamatan Manyeu kab Maluku Tenggara (Malra) selasa (11/8).

Kepala dinas pemadam kebakaran (Damkar) Kab Malra, Drs.A.Rahman Madubun, ketika di konfirmasi Media Warta Nasional (MWN) melalui pesan WhatsApp rabu (12/8) membenarkan kejadian kebakaran di ohoi Ngilngof dan ia sendiri yang memimpin pemadaman kebakaran tersebut.

“ Ia benar kemarin kebakaran di ohoi ngilngof saya yang pimpin langsung pemadaman api, ” ungkap Madubun.

Madubun menjelaskan, bahwa pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran melalui Petugas regu jaga 2 dari pegawai puskesmas ohoi Nglingof, Ibu Theresia M.Foudubun, bahwa kejadian kebakaran pada lahan belakang rumah dokter dan samping puskesmas ohoi Ngilngof selasa siang (11/8) pada pukul 14.30 WIT dan pihaknya melakukan verifikasi laporan serta menyiapkan 1 armada ada 20 petugas damkar yang di koordinir langsung oleh dirinya, pada pukul 15:10 WIT tim regu jaga 2 langsung menuju lokasi kebakaran di ohoi Ngilngof, dan tiba pada pukul 15:30 WIT dan langsung mekakukan pemadaman api sebelumnya, para petugas melakukan ” size up ” (Penilaian Situasi), Hingga menyatakan kondisi kebakaran berstatus merah setelah itu baru petugas melakukan tindakan pemadaman menggunakan pola Pemutusan api.

“ Jadi yang terbakar itu sekitar puskesmas dan rumah dokter, kami gunakan 1 armada dan 20 petugas damkar serta di bantu oleh petugas puskesmas dan warga setempat cara yang kami gunakan pola pemutusan api, ” jelas Madubun.

Madubun menambahkan pihaknya berhasil memadamkan api kurang dari 1 jam dengan luas lahan kebakaran sekitar 1 hektar hutan yang di habisi oleh si jago merah, pada pukul 16.10 WIT.

“ Tidak sampai satu jam juga api sudah padam sekitar jam 4 lewat 10 menit cepat saja, ” tegas Madubun.

Sementara itu ketua regu jaga 2, Pius Kasihuw yang juga analis Pemadam Pertama dinas damkar Malra kepada MWN melalui pesan WhatsApp rabu sore (13/9) mengatakan,hari yang sama dinas pemadam kebakaran kab Malra, menerima laporan dari warga ohoi Langgur Lingkungan Johanis Custers Ohoibun Kec Kei Kecil Maluku Tenggara John Solivan C Hoekoeboen, tentang sarang tawon yang berada di kamar kos.

“ Kemarin hari yang sama juga kami regu 2, terima laporan dari warga lingkungan Johanis Custers di Ohoibun masalah sarang tawon, ” kata Pius.

Menurut, Pius Kasihuw pihaknya setelah menerima laporan langsung petugas damkar menuju lokasi kejadian dengan mengarahkan 1 armada dan 11 petugas lapangan setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan Observasi untuk memastikan keberadaan sarang tawon tersebut. Hasil observasi menunjukan bahwa sarang tawon di ujung plafon salah satu kamar kost setinggi 29 meter dan berpotensi membahayakan Penghuni kost.

“ Kami langsung ke tkp dengan 1 armada dan 11 petugas lapangan dan lakukan Observasi hasilnya sarang tawon potensi bahaya untuk orang kos nanti, ” tegas Pius.

Ia mengungkapkan, kemudian petugas damkar,melakukan proses evakuasi sarang tawon dengan pengasapan sekitar sarang tawon agar dapat mengusir para tawon keluar dari sarangnya,setelah itu sarang tawon kemudian dibongkar dan memindahkannya ke lokasi yang aman guna menghindari potensi bahaya penghuni kost. Proses evakuasi sarang tawon selesai pada pukul 17.23 WIT.

“ Kami langsung lakukan pengasapan ke sekitar sarang tawon supaya tawon keluar. baru kami bongkar sarangnya, setelah itu kasih pindah ke tempat yang aman,” ungkap Pius.