Reporter : Jesshica

Editor : Wiratno

 

 

MEDIA WARTA NASIONAL | DEPOK ‘ Wali Kota Depok Supian Suri menyambut baik bantuan Presiden RI yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kepada masyarakat Kota Depok.

Bantuan berupa 120 unit becak listrik untuk warga lanjut usia dan 200 tablet bagi pelajar diserahkan di Aula Teratai, Balai Kota Depok, Senin (5/10/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dihadiri lengkap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, yakni Kapolres Metro Depok, Kajari, Dandim 0508/Depok, dan Ketua DPRD Kota Depok.

Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Presiden melalui GSN yang diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung kepada masyarakat.

“Bantuan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penyerahan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima, baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Supian.

Salah satu tindak lanjut yang disiapkan Pemkot Depok adalah memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi penerima becak listrik yang masuk kategori pekerja rentan.

“Dengan dukungan DPRD Kota Depok dan Forkopimda, kita juga ada alokasi anggaran BPJS Ketenagakerjaan buat para pekerja rentan, termasuk penarik becak listrik, termasuk ojek online,”ucap Supian.

Untuk percepatan, Supian meminta Kesbangpol dan Dinas Sosial segera mendata penerima manfaat agar dapat ditindaklanjuti dalam program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Selain jaminan sosial, Pemkot Depok juga menyiapkan fasilitas operasional becak listrik. Kantor kelurahan akan didorong menjadi lokasi parkir sekaligus tempat pengisian daya.

“Insyaallah kita siapkan kantor-kantor kelurahan. Kalau memang mau mengecas becaknya, bisa parkir di kantor kelurahan. Nanti saya minta para lurah memfasilitasi,” ucapnya.

Supian juga mengingatkan penerima agar mematuhi ketentuan penggunaan jalan dan tidak melintas di ruas jalan protokol demi keselamatan.

Selain becak listrik, 200 tablet diserahkan untuk mendukung kebutuhan pembelajaran digital pelajar.

Supian menambahkan, Pemkot Depok juga mengalokasikan APBD untuk pendidikan, yakni 22 PAUD yang dibiayai Pemkot dan dukungan pembiayaan kepada 52 yayasan sekolah swasta SMP dan MTs.

“Ada sekolah swasta gratis yang biayanya tidak ada lagi pungutan apa-apa, dibiayai oleh APBD Pemerintah Kota Depok,” ujarnya.

Supian menilai kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta berbagai organisasi dan yayasan sosial menjadi bagian penting dalam menghadiran manfaat pembangunan bagi masyarakat.