Reporter : Lidya

Editor : Wiratno

 

MEDIA WARTA NASIONAL | SIDOARJO ‘ Program ketahanan pangan adalah salah satu bentuk upaya untuk menjamin kesediaan, akses, dan manfaat pangan yang cukup, aman dan bergizi. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo, memanen 35 kilogram ikan lele hasil budidaya di lingkungan lapas, Rabu (07/10/2026).

Ketahanan pangan ini adalah merupakan kegiatan upaya Lapas Sidoarjo untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan agar lebih produktif.

Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo menyampaikan program budidaya pangan akan terus dikembangkan, sebagai bentuk kebutuhan pangan dan pembinaan keterampilan warga binaan,” terangnya, Rabu (07/10/2026).

“ Panen lele ini merupakan salah satu wujud nyata bahwa program ketahanan pangan di Lapas Sidoarjo terus berjalan dan membuahkan hasil, kami berharap kegiatan budidaya lele terus dikembangkan, ” imbuhnya.

Sebanyak 35 kg lele hasil panen, dan selanjutnya akan disalurkan ke dapur Lapas diolah menjadi menu makanan warga binaan. Selain mendukung konsumsi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan di bidang perikanan.

Lapas Sidoarjo berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan ketahanan pangan baik melalui budidaya perikanan dan pertanian, dan dengan dilibatnya warga binaan mampu membangun kemandirian, meningkatkan produktifitas, serta memperkuat fungsi pembinaan di dalam Lapas.