Pemdes Tajurhalang Laksanakan Program PKTD, Selaras Dengan Semangat Budaya Gotong Royong & Kebersamaan

Reporter : Lambas

Editor : Wiratno

 

MEDIA WARTA NASIONAL | BOGOR ‘ Semangat budaya gotong royong dan kebersamaan sangat penting untuk saat ini, apalagi hal tersebut diselaraskan dengan program yang ada pemerintahan, salah satunya Program Padat Karya Tunai (PKTD) yang akan kita laksanakan melalui pekerjaan normalisasi saluran air pagi ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Tajurhalang, Saipudin, S.Ag., saat memberikan arahan sebelum kegiatan dilaksanakan di depan Kantor Desa Tajurhalang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Sabtu (8/7).

Kegiatan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) melalui Normalisasi saluran air tersebut digerakkan langsung oleh Kades Tajurhalang dan didampingi oleh Sekdes, Para Ketua RT/RW, serta Kepala Dusun (Kadus), juga warga desa Tajurhalang.

Dalam hal ini, Kepala desa menjelaskan bahwa Program PKTD ini merupakan kegiatan pembangunan, yang memberdayakan masyarakat dan lebih banyak menggunakan tenaga kerja manusia daripada mesin. Dengan tujuan utamanya untuk membuka lapangan kerja sementara, mengurangi angka pengangguran, serta meningkatkan pendapatan masyarakat miskin atau yang kehilangan pekerjaan.

Saipudin juga menambahkan bahwa karakteristik utama dari program ini yaitu dengan mengandalkan Tenaga Manusia, dengan sasaran pengangguran, setengah menganggur, keluarga miskin, atau warga yang terdampak tekanan ekonomi, dan upah langsung untuk mendongkrak daya beli masyarakat.

Lanjut, Kepala desa Tajurhalang menambahkan bahwa Bentuk Kegiatan dari program padat karya itu sendiri diantaranya
perbaikan jalan desa, pembuatan saluran air atau irigasi, dan rehabilitasi sarana lingkungan, dan pemeliharaan Rutin seperti pembersihan jalan, pemotongan rumput, atau pengecatan fasilitas publik.

“ Tetapi yang terpenting dari program ini adalah Manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa Tajurhalang, dan mampu membangkitkan semangat gotong royong dan kebersamaan, baik antara perangkat desa dengan masyarakat maupun sebaliknya, dan itu terlihat jelas disaat kegiatan masih berlangsung ” Tutup Kepala Desa Tajurhalang, S.Ag.