Premanisme Marak di Wilayah Hukum Polres Metro Bekasi Kota, Dua Wartawan Nyaris Jadi Korban

Rukmana MWN

×

🎁 Tunggu Sebentar!

Sebelum meninggalkan halaman ini, lihat rekomendasi produk pilihan yang sedang banyak dicari.

Lihat Sekarang

Oleh : Redaksi

 

MEDIA WARTA NASIONAL | BEKASI KOTA ‘ Keamanan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara. Dalam pelaksanaannya, tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi tanggung jawab Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagaimana tertuang dalam misi Polri untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

Namun demikian, komitmen tersebut terus menghadapi tantangan seiring masih tingginya angka kriminalitas dan gangguan keamanan di sejumlah wilayah Kota Bekasi.

Salah satu lokasi yang masih rawan terhadap tindak kejahatan berada di Jalan Kaliabang Tengah, Pondok Ungu, tepatnya di perempatan samping PT. Logos, Pinggir Kali Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Kawasan tersebut disebut kerap menjadi tempat aktivitas sejumlah preman yang berkedok sebagai “Pak Ogah” dan diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan berbagai alasan, termasuk memeras siapa saja yang singgah di tempat itu.

Dua wartawan dari Media Berita Polri Investigasi dan Media Warta Nasional mengaku hampir menjadi korban tindakan brutal yang diduga dilakukan oleh sejumlah preman di lokasi tersebut.

Peristiwa yang dialami kedua jurnalis itu berawal dari kesalahpahaman. Tiga orang yang diduga preman mengira kedua wartawan tersebut merupakan koordinator proyek galian pipa air atau kabel yang berada di sepanjang bantaran kali dekat lokasi kejadian.

“Saat kami sedang duduk di pinggir kali tidak jauh dari perempatan Kaliabang Tengah, Jalan Baru, seorang preman menyuruh temannya untuk meminta uang rokok kepada kami pada Senin (22/06/2026). Saya mendengar dia berkata, ‘minta aja uang rokok tuh’,” ujar Rukmana menirukan ucapan orang tersebut.

Karena tidak mengetahui dan tidak memiliki hubungan dengan proyek yang dim

Lokasi Kejadian Kekerasan di Jl. Kaliabang tengah Bekasi

aksud, Rukmana menjelaskan bahwa dirinya bersama rekannya hanya sedang menunggu seorang teman.

“Saya menjawab, ‘oh salah orang, kami tidak tahu urusan proyek ini. Kami di sini sedang menunggu seorang kawan, bukan koordinator proyek’,” katanya.

Setelah mendapat penjelasan tersebut, ketiga orang itu meninggalkan lokasi. Sementara kedua wartawan melanjutkan aktivitasnya dan kemudian meninggalkan kawasan tersebut.

Namun, pada keesokan harinya, Selasa (23/06/2026), Rukmana dan Nuriman kembali mendatangi lokasi yang sama karena masih memiliki keperluan untuk menyerahkan berkas permohonan iklan kepada seorang rekan wartawan.

“Seperti kemarin, kami menunggu kawan di lokasi Jalan Baru Pondok Ungu, samping PT. Logos hanya saja kali ini agak masuk ke dalam, tepatnya di sebuah warung kopi di pinggir kali. Setelah sekitar tiga puluh menit duduk di warung kopi, tiba-tiba seorang laki-laki berperawakan pendek mengenakan baju hitam dan peci hitam melemparkan bangku kayu tepat di samping saya. Saya langsung kaget dan heran,” tutur Rukmana.

Menurut keterangannya, setelah melempar bangku tersebut, pria itu menuju ke arah perempatan meminta uang parkir kepada para sopir yang melintas sambil berteriak dan mengeluarkan kata-kata ancaman.

“Setelah melempar bangku, lelaki itu pergi ke perempatan sambil berteriak-teriak dan memaki. Ia berteriak, ‘gua hajar lu’. Tidak hanya itu, Ia juga mengambil batu sebesar bola kasti atau sekepal tangan orang dewasa dan melemparkannya sekuat tenaga ke arah kami. Batu tersebut hampir mengenai kepala saya. Beruntung lemparan itu meleset dan justru menghantam bagian kaca spidometer sepeda motor milik saya hingga pecah,” terang Rukmana.

Insiden tersebut sempat menarik perhatian sejumlah pengguna jalan. Dalam situasi tersebut, Nuriman berupaya meminta bantuan kepada seorang pria bertato yang kemudian diketahui bernama Bapong, yang merupakan nama panggilannya.

“Bang, itu kenapa marah-marah?” tanya Nuriman kepada Bapong.

Mendengar hal tersebut, Bapong kemudian menghampiri pria yang mengamuk dan berusaha menenangkan situasi.

“Ada apa lo, Bro, marah-marah?” tanya Bapong kepada pria tersebut.

Namun, menurut saksi di lokasi, pria itu terus berteriak sambil menunjuk-nunjuk. Dengan mata yang tampak memerah dan kondisi yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras atau narkotika, pria tersebut berbicara tidak jelas dan terlihat hendak mengeluarkan senjata tajam. Beruntung situasi dapat diredam setelah Bapong melakukan mediasi sehingga pria tersebut akhirnya meninggalkan lokasi.

Peristiwa ini jadi sorotan publik dan tidak boleh dibiarkan serta memerlukan perhatian serius dari aparat Kepolisian Kota Bekasi. Tindakan premanisme yang disertai dugaan pungutan liar serta ancaman kekerasan berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak segera ditindaklanjuti.

Dua orang jurnalis nyaris menjadi korban aksi brutal yang diduga dilakukan oleh tiga orang preman yang beroperasi di kawasan Perempatan Jalan Baru Pondok Ungu, samping PT. Logos, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Apa pun alasannya, kawasan tersebut harus terbebas dari praktik premanisme. Masyarakat berhak memperoleh rasa aman serta perlindungan maksimal dari segala bentuk intimidasi, pungutan liar, maupun tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang meresahkan.

Berita Populer

Warta Daerah

Ulukyanan : Masyarakat Menolak Transmigrasi di Kecamatan Kei Besar Utara Timur

Reporter Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Masyarakat kecamatan Kei besar utara timur Kabupaten MalukunTenggara,menyatakan sikap menolakn kehadiran warga ...

Warta Daerah

Pelantikan Pengurus PWI Laskar Sabilillah DK Jakarta Resmi Digelar

Reporter: Ilham Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | JAKARTA –Rabu, 9 April 2025 Pengurus Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI LS) Daerah ...

Warta Daerah

Sukseskan Program Asta Cita Presiden Dan Wapres RI

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM| TUAL Polres Tual Polda Maluku kembali menunjukan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate ...

Warta Daerah

Masyarakat Desa Banda Ely Kecewa, Dua Proyek Di SMP Alhilaal Yang Terbengkalai

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno    MEDIA WARTA NASIONAL | MALUKU TENGGARA – Masyarakat ohoi/desa Banda Ely Kecamatan Kei besar ...

Warta DaerahWarta Ekonomi

Peresmian Kantor Cabang Baru KSP Parodana Artha Solution 

Reporter: Rigson Editor: Rukmana MEDIAWARTANASIONAL.COM – BEKASI – Ketua KSP Parodana Artha Solution, Robinsar Nainggolan, resmi membuka Kantor Cabang baru ...

Warta Daerah

Bentrok Antar Warga di Maluku Tenggara Puluhan Korban Luka dan Dua Tewas

Reporter : Jecko Poetnaroeboen Editor: Wiratno MEDIAWARTANASIONAL.COM | MALUKU TENGGARA – Bentrok antar dua kelompok warga kembali terjadi di kabupaten Maluku ...