Reporter : Jecko Poetnaroeboen
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | LANGGUR ‘ Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kebupaten Maluku Tenggara tahun 2026 menoreh sejarah baru untuk pertama kalinya sejak pemisahan Kota tual dan kabupaten Maluku Tenggara. Forum kepemudaan tersebut resmi dilaksanakan di kantor bupati.
Untuk itu, momentum bersejarah ini diungkapkan oleh Ketua Panitia Pelaksanaan Musda KNPI Malra. Luther Chaky Rahajaan, pada saat menyampaikan laporan Panitia pembukaan Musda KNPI 2026 di Aula Kantor Bupati. Senin (15/6).
Menurut Luther, bahwa lewat pelaksanaan Musda di lingkup pemerintahan Kabupaten Maluku Tenggara menjadi bukti nyata lewat dukungan dan komitmen Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara terhadap penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Terpisah Kota tual dan kabupaten Maluku Tenggara hal ini merupakan Musda pertama yang dilaksanakan di kantor Pemerintah kabupaten Maluku tenggara. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan perhatian Bupati dan Wakil Bupati terhadap kegiatan kepemudaan,” ujar Luther
Selain itu, Luther menjelaskan bahwa Musda KNPI 2026 merupakan amanat konstitusi organisasi yang sebelumnya telah didahului dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda). Forum tersebut menghasilkan rekomendasi strategis sekaligus tetapkan Musda sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi KNPI di tingkat kabupaten.
Musda hari ini mengusung tema “Pemuda Kuat Bergerak Setara untuk Maluku Tenggara Hebat” tema tersebut dapat dinilai sejalan dengan visi pembangunan daerah yang tengah dijalankan pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Rahajaan tegaskan, bahwa Musda kali ini bukan sekedar agenda untuk pergantian kepemimpinan organisasi. Tapi melainkan momentum penting dalam mengevaluasi perjalanan KNPI menyusun arah gerakan kepemudaan, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah daerah.
“Pemuda yang kuat, bersatu dan bergerak secara setara akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan Maluku tenggara yang maju, sejahtera, berdaya saing dan berkeadilan,” katanya.
Lebih lanjut, Luther menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara, Forkopimda, TNI – Polri, Organisasi Kepemudaan, Tokoh masyarakat serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musda.
Harapan Chaky Rahajaan, bahwa Musda kirahnya dapat melahirkan kepemimpinan KNPI yang visioner, progresif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Musda sebagai ajang konsolidasi dan persatuan pemuda.
“Sehingga Musda ini dapat berlangsung tertib, demokratis, penuh rasa persaudaraan, serta melahirkan keputusan terbaik bagi kemajuan KNPI kabupaten Maluku Tenggara.”
Lewat Musda KNPI Malra Tahun 2026 dinilai menjadi salah satu momentum strategis karena bukan hanya menentukan kepemimpinan organisasi semata, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi kekuatan pemuda dalam mengawal seluruh pembangunan daerah menuju Maluku Tenggara Hebat.














