Reporter : Lambas
Editor : Wiratno
Baca Juga:
MEDIA WARTA NASIONAL | BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto pimpin langsung Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor menggelar patroli skala besar dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan. Dimana kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Bogor bersama Dandim 0621 dan Ketua DPRD, pada Minggu dini hari (1/3).
Dalam patroli terdiri dari petugas gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Dan melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang disinyalir menjual minuman keras (miras), dari salah satu lokasi, petugas mengamankan sebanyak 124 botol miras.
Untuk hal tersebut, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Bogor dan pemilik beserta karyawan toko dibawa untuk dimintai keterangan.
“Saat pemeriksaan di tempat yang kita cek, kita menemukan total 124 botol minuman keras dan sudah diamankan oleh personel gabungan. Dan dihimbau kepada tempat-tempat lain yang masih menjual minuman keras, akan kita lakukan penertiban setiap malam,” Tegas Kapolres.
Penindakan akan dilakukan melalui mekanisme tindak pidana ringan (tipiring) dan operasional tempat usaha tersebut ditutup sementara sambil menunggu proses lebih lanjut, serta petugas akan terus melakukan penyisiran ke toko-toko sekitar guna memastikan tidak ada penjualan miras ilegal lainnya.
Selain razia miras, patroli juga difokuskan pada pencegahan aksi balap liar dan potensi perkelahian. Untuk hal ini masyarakat dihimbau segera melaporkan indikasi gangguan kamtibmas melalui hotline Polri 110 yang terhubung langsung ke Polsek atau Polres terdekat.
Sebagai solusi atas maraknya balap liar, Forkopimda Kabupaten Bogor turut memfasilitasi kegiatan balap lari resmi di kawasan Stadion Pakansari setiap malam Minggu selama Ramadan. Kegiatan ini diikuti sekitar 200 pelari dari perwakilan seluruh kecamatan dan akan berlangsung hingga pertengahan Ramadan dengan sistem penyisihan dan final.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman wilayah selama Ramadan.
“Ini upaya dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di bulan suci Ramadan. Supaya masyarakat memiliki rasa aman, nyaman, dan tenteram bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dengan tenang, khusyuk, serta penuh keberkahan,” Ujar Rudy.
Rudy Susmanto juga menambahkan, langkah tegas terhadap penjual minuman keras merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban dan menghormati umat Muslim yang tengah beribadah.
“Saya bersama jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas terhadap para penjual minuman keras yang tetap melakukan transaksi jual beli di bulan Ramadan. Ini menjadi bukti komitmen kita dalam menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan,” Tegasnya.
Bupati Bogor berharap, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.














